7.29.2011

Teknik Budidaya Ikan Patin

1. SEJARAH SINGKAT
Ikan patin merupakan jenis ikan konsumsi air tawar, berbadan panjang berwarna putih perak dengan punggung berwarna kebiru-biruan. Ikan patin dikenal sebagai komoditi yang berprospek cerah, karena memiliki harga jual yang tinggi. Hal inilah yang menyebabkan ikan patin mendapat perhatian dan diminati oleh para pengusaha untuk membudidayakannya. Ikan ini cukup responsif terhadap pemberian makanan tambahan. Pada pembudidayaan, dalam usia enam bulan ikan patin bisa mencapai panjang 35-40 cm. Sebagai keluarga Pangasidae, ikan ini tidak membutuhkan perairan yang mengalir untuk “membongsorkan“ tubuhnya. Pada perairan yang tidak mengalir dengan kandungan oksigen rendahpun sudah memenuhi syarat untuk membesarkan ikan ini.
Ikan patin berbadan panjang untuk ukuran ikan tawar lokal, warna putih seperti perak, punggung berwarna kebiru-biruan. Kepala ikan patin relatif kecil, mulut terletak di ujung kepala agak di sebelah bawah (merupakan ciri khas golongan catfish). Pada sudut mulutnya terdapat dua pasang kumis pendek yang berfungsi sebagai peraba.

2. SENTRA PERIKANAN
Penangkaran ikan patin banyak terdapat di Lampung, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Kalimantan.

3. JENIS
Klasifikasi ikan patin adalah sebagai berikut:
Ordo : Ostarioplaysi.
Subordo : Siluriodea.
Famili : Pangasidae.
Genus : Pangasius.
Spesies : Pangasius pangasius Ham. Buch.
Kerabat patin di Indonesia terdapat cukup banyak, diantaranya:
a) Pangasius polyuranodo (ikan juaro)
b) Pangasius macronema
c) Pangasius micronemus
d) Pangasius nasutus
e) Pangasius nieuwenhuisii

4. MANFAAT
1) Sebagai sumber penyediaan protein hewani.
2) Sebagai ikan hias.

5. PERSYARATAN LOKASI
  1. Tanah yang baik untuk kolam pemeliharaan adalah jenis tanah liat/lempung, tidak berporos. Jenis tanah tersebut dapat menahan massa air yang besar dan tidak bocor sehingga dapat dibuat pematang/dinding kolam.
  2. Kemiringan tanah yang baik untuk pembuatan kolam berkisar antara 3-5% untuk memudahkan pengairan kolam secara gravitasi.
  3. Apabila pembesaran patin dilakukan dengan jala apung yang dipasang disungai maka lokasi yang tepat yaitu sungai yang berarus lambat.
  4. Kualitas air untuk pemeliharaan ikan patin harus bersih, tidak terlalu keruhdan tidak tercemar bahan-bahan kimia beracun, dan minyak/limbah pabrik. Kualitas air harus diperhatikan, untuk menghindari timbulnya jamur, maka perlu ditambahkan larutan penghambat pertumbuhan jamur (Emolin atau Blitzich dengan dosis 0,05 cc/liter).
  5. Suhu air yang baik pada saat penetasan telur menjadi larva di akuarium adalah antara 26–28 oC. Pada daerah-daerah yang suhu airnya relatif rendah diperlukan heater (pemanas) untuk mencapai suhu optimal yang relatif stabil.
  6. Keasaman air berkisar antara: 6,5–7.

6. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
Budidaya ikan patin meliputi beberapa kegiatan, secara garis besar dibagi menjadi 2 kegiatan yaitu pembenihan dan pembesaran. Kedua jenis kegiatan ini umumnya belum populer dilakukan oleh masyarakat, karena umumnya masih mengandalkan kegiatan penangkapan di alam (sungai, situ, waduk, dan lain-lain) untuk memenuhi kebutuhan akan ikan patin. Kegiatan pembenihan merupakan upaya untuk menghasilkan benih pada ukuran tertentu. Produk akhirnya berupa benih berukuran tertentu, yang umumnya adalah benih selepas masa pendederan. Benih ikan patin dapat diperoleh dari hasil tangkapan di perairan umum. Biasanya menjelang musim kemarau pada pagi hari dengan menggunakan alat tangkap jala atau jaring. Benih dapat juga dibeli dari Balai Pemeliharaan Air Tawar di Jawa Barat. Benih dikumpulkan dalam suatu wadah, dan dirawat dengan hati-hati selama 2 minggu. Jika air dalam penampungan sudah kotor, harus segera diganti dengan air bersih, dan usahakan terhindar dari sengatan matahari. Sebelum benih ditebar, dipelihara dulu dalam jaring selama 1 bulan, selanjutnya dipindahkan ke dalam hampang yang sudah disiapkan.

Secara garis besar usaha pembenihan ikan patin meliputi kegiatan-kegiatan sebagai berikut:
a)Pemilihan calon induk siap pijah.
b)Persiapan hormon perangsang/kelenjar hipofise dari ikan donor,yaitu ikan mas.
c)Kawin suntik (induce breeding).
d)Pengurutan (striping).
e)Penetasan telur.
f)Perawatan larva.
g)Pendederan.
h)Pemanenan.

Pada usaha budidaya yang semakin berkembang, tempat pembenihan dan pembesaran sering kali dipisahkan dengan jarak yang agak jauh. Pemindahan benih dari tempat pembenihan ke tempat pembesaran memerlukan penanganan khusus agar benih selamat. Keberhasilan transportasi benih ikan biasanya sangat erat kaitannya dengan kondisi fisik maupun kimia air, terutama menyangkut oksigen terlarut, NH3, CO2, pH, dan suhu air.

6.1. Penyiapan Sarana dan Peralatan
Lokasi kolam dicari yang dekat dengan sumber air dan bebas banjir. Kolam dibangun di lahan yang landai dengan kemiringan 2–5% sehingga memudahkan pengairan kolam secara gravitasi.
  • Kolam pemeliharaan induk
Luas kolam tergantung jumlah induk dan intensitas pengelolaannya. Sebagai contoh untuk 100 kg induk memerlukan kolam seluas 500 meter persegi bila hanya mengandalkan pakan alami dan dedak. Sedangkan bila diberi pakan pelet, maka untuk 100 kg induk memerlukan luas 150-200 meter persegi saja. Bentuk kolam sebaiknya persegi panjang dengan dinding bisa ditembok atau kolam tanah dengan dilapisi anyaman bambu bagian dalamnya. Pintu pemasukan air bisa dengan paralon dan dipasang sarinya, sedangkan untuk pengeluaran air sebaiknya berbentuk monik.
  • Kolam pemijahan
Tempat pemijahan dapat berupa kolam tanah atau bak tembok. Ukuran/luas kolam pemijahan tergantung jumlah induk yang dipijahkan dengan bentuk kolam empat persegi panjang. Sebagai patokan bahwa untuk 1 ekor induk dengan berat 3 kg memerlukan luas kolam sekitar 18 m2 dengan 18 buah ijuk/kakaban. Dasar kolam dibuat miring kearah pembuangan, untuk menjamin agar dasar kolam dapat dikeringkan. Pintu pemasukan bisa dengan pralon dan pengeluarannya bisa juga memakai pralon (kalau ukuran kolam kecil) atau pintu monik. Bentuk kolam penetasan pada dasarnya sama dengan kolam pemijahan dan seringkali juga untuk penetasan menggunakan kolam pemijahan. Pada kolam penetasan diusahakan agar air yang masuk dapat menyebar ke daerah yang ada telurnya.
  • Kolam pendederan
Bentuk kolam pendederan yang baik adalah segi empat. Untuk kegiatan pendederan ini biasanya ada beberapa kolam yaitu pendederan pertama dengan luas 25-500 m2 dan pendederan lanjutan 500-1000 m2 per petak. Pemasukan air bisa dengan pralon dan pengeluaran/ pembuangan dengan pintu berbentuk monik. Dasar kolam dibuatkan kemalir (saluran dasar) dan di dekat pintu pengeluaran dibuat kubangan. Fungsi kemalir adalah tempat berkumpulnya benih saat panen dan kubangan untuk memudahkan penangkapan benih. dasar kolam dibuat miring ke arah pembuangan. Petak tambahan air yang mempunyai kekeruhan tinggi (air sungai) maka perlu dibuat bak pengendapan dan bak penyaringan.
6.2. Pembibitan
1)Menyiapkan Bibit
Bibit yang hendak dipijahkan bisa berasal dari hasil pemeliharaan dikolam sejak kecil atau hasil tangkapan dialam ketika musim pemijahan tiba. Induk yang ideal adalah dari kawanan patin dewasa hasil pembesaran dikolam sehingga dapat dipilihkan induk yang benar-benar berkualitas baik.
2)Perlakuan dan Perawatan Bibit
Induk patin yang hendak dipijahkan sebaiknya dipelihara dulu secara khusus di dalam sangkar terapung. Selama pemeliharaan, induk ikan diberi makanan khusus yang banyak mengandung protein. Upaya untuk memperoleh induk matang telur yang pernah dilakukan oleh Sub Balai Penelitian Perikanan Air Tawar Palembang adalah dengan memberikan makanan berbentuk gumpalan (pasta) dari bahan-bahan pembuat makanan ayam dengan komposisi tepung ikan 35%, dedak halus 30%, menir beras 25%, tepung kedelai 10%, serta vitamin dan mineral 0,5%. Makanan diberikan lima hari dalam seminggu sebanyak 5% setiap hari dengan pembagian pagi hari 2,5% dan sore hari 2,5%. Selain itu, diberikan juga rucah dua kali seminggu sebanyak 10% bobot ikan induk. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat kematangan gonad.

Ciri-ciri induk patin yang sudah matang gonad dan siap dipijahkan adalah sebagai berikut :
a.Induk betina
  • Umur tiga tahun.
  • Ukuran 1,5–2 kg.
  • Perut membesar ke arah anus.
  • Perut terasa empuk dan halus bila di raba.
  • Kloaka membengkak dan berwarna merah tua.
  • Kulit pada bagian perut lembek dan tipis.
  • kalau di sekitar kloaka ditekan akan keluar beberapa butir telur yang bentuknya bundar dan besarnya seragam.
b. Induk jantan
  • Umur dua tahu
  • Ukuran 1,5–2 kg.
  • Kulit perut lembek dan tipis.
  • Bila diurut akankeluar cairan sperma berwarna putih.
  • Kelamin membengkak dan berwarna merah tua.
Benih ikan patin yang berumur 1 hari dipindahkan ke dalam akuarium berukuran 80 cm x 45cm x 45 cm. Setiap akuarium diisi dengan air sumur bor yang telah diaerasi. Kepadatan penebaran ikan adalah 500 ekor per akuarium. Aerator ditempatkan pada setiap akuarium agar keperluan oksigen untuk benih dapat tercukupi. Untuk menjaga kestabilan suhu ruangan dan suhu air digunakan heater atau dapat menggunakan kompor untuk menghemat dana. Benih umur sehari belum perlu diberi makan tambahan dari luar karena masih mempunyai cadangan makanan berupa yolk sac atau kuning telur. Pada hari ketiga, benih ikan diberi makanan tambahan berupa emulsi kuning telur ayam yang direbus. Selanjutnya berangsur-angsur diganti dengan makanan hidup berupa Moina cyprinacea atau yang biasa dikenal dengan kutu air dan jentik nyamuk.

Pembesaran ikan patin dapat dilakukan di kolam, di jala apung, melalui sistem pen dandalam karamba.
a) Pembesaran ikan patin di kolam dapat dilakukan melalui sistem monokultur maupun polikultur. 
b) Pada pembesaran ikan patin di jala apung, hal-hal yang perlu diperhatikan adalah: lokasi pemeliharaan, bagaimana cara menggunakan jala apung, bagaimana kondisi perairan dan kualitas airnya serta proses pembesarannya. 
c) Pada pembesaran ikan patin sistem pen, perlu diperhatikan: pemilihan lokasi, kualitas air, bagaimana penerapan sistem tersebut, penebaran benih, dan pemberian pakan serta pengontrolan dan pemanenannya. 
d) Pada pembesaran ikan patin di karamba , perlu diperhatikan masalah: pemilihan lokasi, penebaran benih, pemberian pakan tambahan, pengontrolan dan pemanenan. Hampang dapat terbuat dari jaring, karet, bambu atau ram kawat yang dilengkap
tiang atau tunggak yang ditancapkan ke dasar perairan. Lokasi yang cocok untuk pemasangan hampang : kedalaman air ± 0,5-3 m dengan fluktuasi kedalaman tidak lebih dari 50 cm, arus tidak terlalu deras, tetapi cukup untuk sirkulasi air dalam hampang. Perairan tidak tercemar dan dasarnya sedikit berlumpur. Terhindar dari gelombang dan angin yang kencang serta terhindar dari hama, penyakit dan predator (pemangsa). Pada perairan yang dasarnya berbatu, harus digunakan pemberat untuk membantu mengencangkan jaring. Jarak antara tiang bambu/kayu sekitar 0,5-1 m.

6.3. Pemeliharaan Pembesaran
1) Pemupukan
Pemupukan kolam bertujuan untuk meningkatkan dan produktivitas kolam, yaitu dengan cara merangsang pertumbuhan makanan alami sebanyakbanyaknya. Pupuk yang biasa digunakan adalah pupuk kandang atau pupuk hijau dengan dosis 50–700 gram/m2
2) Pemberian Pakan
Pemberian makan dilakukan 2 kali sehari (pagi dan sore), tambahkan Migro Suplemen/MiG Ternak 10 ml ke dalam 3 kg pakan (aplikasi dilakukan setiap kali pemberian pakan) dicampur dengan air secukupnya. Jumlah makanan yang diberikan per hari sebanyak 3-5% dari jumlah berat badan ikan peliharaan. Jumlah makanan selalu berubah setiap bulan, sesuai dengan kenaikan berat badan ikan dalam hampang. Hal ini dapat diketahui dengan cara menimbangnya 5-10 ekor ikan contoh yang diambil dari ikan yang dipelihara (sampel). Pemeliharaan Kolam dan Tambak Selama pemeliharaan, ikan dapat diberi makanan tambahan berupa pellet setiap hari dan dapat pula diberikan ikan-ikan  kecil/sisa (ikan rucah) ataupun sisa dapur yangdiberikan 3-4 hari sekali untuk perangsang nafsu makannya.

7. APLIKASI PEMBERIAN Migro Tambak
  • Fase Pengolahan Lahan
Setelah tanah dibalik, semprotkan larutan Migro Tambak merata pada dasar ta
mbak/kolam (becek). Tahap ini diperlukan 6 liter Migro Tambak per hektar. Bertujuan 
  • Fase Pengisisan Air 
Masukan air secara bertahap sampai ketinggian mencapai 30 – 60 cm, kemudian berikan Migro Tambak secara merata pada permukaan air tambak/kolam dengan konsentrasi 0,02 ppm (2 liter Migro Tambak per hektar)
  • Fase Pemeliharaan (Pembesaran) 
Berikan Migro Tambak secara merata pada permukaan air tambak/kolam sebanyak 0,02 
pp
m (2 liter per hektar). Adapun frek uensi pemberiannya setiap 2 (dua) minggu sekali.
8. HAMA DAN PENYAKIT .
8.1 Hama
Pada pembesaran ikan patin di jaring terapung hama yang mungkin menyerang antara laingsang, kura-kura, biawak, ular air, dan burung. Hama serupa juga terdapat pada usaha hampang (pen) dan karamba. Karamba yang ditanam di dasar perairan relatif aman dari serangan hama. Pada pembesaran ikan patin di jala apung (sistem sangkar ada hama berupa ikan buntal (Tetraodon sp.) yang merusak jala dan memangsa ikan. Hama lain berupa ikan liar pemangsa adalah udang, dan seluang (Rasbora). Ikan-ikan kecil yang masuk kedalam wadah budidaya akan menjadi pesaing ikan patin dalam hal mencari makan dan memperoleh oksigen.

Untuk menghindari serangan hama pada pembesaran di jala apung (rakit) sebaiknya ditempatkan jauh dari pantai. Biasanya pinggiran waduk atau danau merupakan markas tempat bersarangnya hama, karena itu sebaiknya semak belukar yang tumbuh di pinggir dan disekitar lokasi dibersihkan secara rutin. Cara untuk menghindari dari serangan burung bangau (Lepto-tilus javanicus), pecuk (Phalacrocorax carbo sinensis), blekok (Ramphalcyon capensis capensis) adalah dengan menutupi bagian atas wadah budi daya dengan lembararan jaring dan memasang kantong jaring tambahan di luar kantong jaring budi daya. Mata jaring dari kantong jaring bagian luar ini dibuat lebih besar. Cara ini berfungsi ganda, selain burung tidak dapat masuk, ikan patin juga tidak akan berlompatan keluar.

8.2. Penyakit Penyakit ikan patin ada yang disebabkan infeksi dan non-infeksi. Penyakit noninfeksi adalah penyakit yang timbul akibatadanya gangguan faktor yang bukan patogen. Penyakit non-infeksi ini tidak menular. Sedangkan penyakit akibat infeksi biasanya timbul karena gangguan organisme patogen.

1. Penyakit akibat infeksi 
Organisme patogen yang menyebabkan infeksi biasanya berupa parasit, jamur, bakteri, dan virus. Produksi benih ikan patin secara masal masih menemui beberapa kendala antara lain karena sering mendapat serangan parasit Ichthyoptirus multifilis (white spot) sehingga banyak benih patin yang mati, terutama benih yang berumur 1-2 bulan. Dalam usaha pembesaran patin belum ada laporan yang mengungkapkan secara lengkap serangan penyakit pada ikan patin, untuk pencegahan, beberapa penyakit akibat infeksi berikut ini sebaiknya diperhatikan.
  •  Penyakit parasit 
Penyakit white spot (bintik putih) disebabkan oleh parasit dari bangsa protozoa dari jenis Ichthyoptirus multifilis Foquet. Pengendalian: menggunakan metil biru atau methilene blue konsentrasi 1% (satu gram metil biru dalam 100 cc air). Ikan yang sakit dimasukkan ke dalam bak air yang bersih, kemudian kedalamnya masukkan larutan tadi. Ikan dibiarkan dalam larutan selama 24 jam. Lakukan pengobatan berulang-ulang selama tiga kali dengan selang waktu sehari.
  • Penyakit jamur 
Penyakit jamur biasanya terjadi akibat adanya luka pada badan ikan. Penyakit ini biasanya terjadi akibat adanya luka pada badan ikan. Penyebab penyakit jamur adalah Saprolegnia sp. dan Achlya sp. Pada kondisi air yang jelek, kemungkinan patin terserang jamur lebih besar. Pencegahan penyakit jamur dapat dilakukan dengan cara menjaga kualitas air agar kondisinya selalu ideal bagi kehidupan ikan patin. Ikan yang rlanjur sakit harus segera diobati. Obat yang biasanya di pakai adalah malachyt green oxalate sejumlah 2 –3 g/m air (1 liter) selama 30 menit. Caranya rendam ikan yang sakit dengan larutan tadi, dan di ulang sampai tiga hari berturut- turut.
  • Penyakit bakteri
Penyakit bakteri juga menjadi ancaman bagi ikan patin. Bakteri yang sering menyerang adalah Aeromonas sp. dan Pseudo-monas sp. Ikan yang terserang akan mengalami pendarahan pada bagian tubuh terutama di bagian dada, perut, dan pangkal sirip. Penyakit bakteri yang mungkin menyerang ikan patin adalah penyakit bakteri yang juga biasa menyerang ikan-ikan Budidaya air tawar jenis lainnya, yaitu Aeromonas sp. dan Pseudomonas sp. Ikan patin yang terkena penyakit akibat bakteri, ternyata mudah menular, sehingga ikan yang terserang dan keadaannya cukup parah harus segera dimusnahkan. Sementara yang terinfeks, tetapi belum parah dapat dicoba dengan beberapa cara pengobatan. Antara lain: (1) Dengan merendam ikan dalam larutan kalium permanganat (PK) 10-20 ppm selama 30–60 menit, (2) Merendam ikan dalam larutan nitrofuran 5- 10 ppm selama 12–24 jam, atau (3) merendam ikan dalam larutan oksitetrasiklin 5 ppm selama 24 jam.
2. Penyakit non-infeksi
Penyakit non-infeksi banyak diketemukan adalah keracunan dan kurang gizi. Keracunan disebabkan oleh banyak faktor seperti pada pemberian pakan yang berjamur dan berkuman atau karena pencemaran lingkungan perairan. Gajala keracunan dapat diidentifikasi dari tingkah laku ikan. 
  • Ikan akan lemah, berenang megap-megap dipermukaan air. Pada kasus yang berbahaya, ikan berenang terbalik dan mati. Pada kasus kurang gizi, ikan tampak kurus dan kepala terlihat lebih besar, tidak seimbang dengan ukuran tubuh, kurang lincah dan berkembang tidak normal.
  • Kendala yang sering dihadapi adalah serangan parasit Ichthyoptirus multifilis (whitespot) mengakibatkan banyak benih mati, terutama benih yang berumur 1-2 bulan. 
  •  Penyakit ini dapat membunuh ikan dalam waktu singkat.
  • Organisme ini menempel pada tubuh ikan secara bergerombol sampai ratusan jumlahnya sehingga akan terlihat seperti bintik-bintik putih.
  •  Tempat yang disukai adalah di bawah selaput lendir sekaligus merusak selaput lendir tersebut.
9. PANEN 
9.1. Penangkapan
Penangkapan ikan dengan menggunakan jala apung akan mengakibatkan ikan mengalami luka-luka. Sebaiknya penangkapan ikan dimulai dibagian hilir kemudian bergerak kebagian hulu. Jadi bila ikan didorong dengan kere maka ikan patin akan terpojok pada bagian hulu. Pemanenan seperti ini menguntungkan karena ikan tetap mendapatkan air yang segar sehingga kematian ikan dapat dihindari. 

9.2 Pembersihan
Ikan patin yang dipelihara dalam hampang dapat dipanen setelah 6 bulan. Untuk melihat hasil yang diperoleh, dari benih yang ditebarkan pada waktu awal dengan berat 8-12 gram/ekor, setelah 6 bulan dapat mencapai 600-700 gram/ekor. Pemungutan hasil dapat dilakukan dengan menggunakan jala sebanyak 2-3 buah dan tenaga kerja yang diperlukan sebanyak 2-3 orang. Ikan yang ditangkap dimasukkan kedalam wadah yang telah disiapkan. 

10. PASCAPANEN
Penanganan pasca panen ikan patin dapat dilakukan dengan cara penanganan ikan hidup
maupun ikan segar. 

1) Penanganan ikan hidup 
Adakalanya ikan konsumsi ini akan lebih mahal harganya bila dijual dalam keadaan hidup. Hal yang perlu diperhatikan agar ikan tersebut sampai ke konsumen dalam keadaan hidup, segar dan sehat antara lain: 
  • Dalam pengangkutan gunakan air yang bersuhu rendah sekitar 20 C.
  • Waktu pengangkutan hendaknya pada pagi hari atau sore hari
  • Jumlah kepadatan ikan dalam alat pengangkutan tidak terlalu padat. 
2) Penanganan ikan segar

Ikan segar mas merupakan produk yang cepat turun kualitasnya. Hal yang perlu diperhatikan untuk mempertahankan kesegaran antara lain:
  • Penangkapan harus dilakukan hati-hati agar ikan-ikan tidak luka.
  • Sebelum dikemas, ikan harus dicuci agar besih dan lendir.
  • Wadah pengangkut harus bersih dan tertutup. Untuk pengangkutan jarak dekat (2 jam perjalanan), dapat digunakan keranjang yang dilapisi dengan daun pisang/plastik. Untuk ngangkutan jarak jauh digunakan kotak dan seng atau fiberglass. Kapasitas kotak maksimum 50 kg dengan tinggi kotak maksimum 50 cm. 
  • Ikan diletakkan di dalam wadah yang diberi es dengan suhu 6-7 oC.Gunakan es berupa potongan kecil-kecil (es curai) dengan perbandingan jumlah es dan ikan=1:1. Dasar kotak dilapisi es setebal 4-5 cm. Kemudian ikan disusun di atas lapisan es ini setebal 5- 10 cm, lalu disusul lapisan es lagi dan seterusnya. Antara ikan dengan dinding kotak diberi es, demikian juga antara ikan dengan penutup kotak. 3) Sedangkan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pananganan benih adalah sebagai berikut:
3) Sedangkan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pananganan benih adalah sebagai berikut:
  • Benih ikan harus dipilih yang sehat yaitu bebas dari penyakit, parasit dan tidak cacat. Setelah itu, benih ikan baru dimasukkan ke dalam kantong plastik (sistem tertutup) atau keramba (sistem terbuka). 
  • Air yang dipakai media pengangkutan harus bersih, sehat, bebas hama dan penyakit serta bahan organik lainya. Sebagai contoh dapat digunakan air sumur yang telah di aerasi semalam. 
  • Sebelum diangkut benih ikan harus diberok dahulu selama beberapa hari. Gunakan tempat pemberokan berupa bak yang berisi air bersih dan dengan aerasi yang baik. Bak pemberokan dapat dibuat dengan ukuran 1 m x 1 m atau 2 m x 0,5 m. Dengan ukuran tersebut, bak pemberokan dapat menampung benih ikan mas sejumlah 5000–6000 ekor dengan ukuran 3-5 cm. Jumlah benih dalam pemberokan harus disesuaikan dengan ukuran benihnya. 
  • Berdasarkan lama/jarak pengiriman, sistem pengangkutan benih terbagi menjadi dua bagian, yaitu: 
1. Sistem terbuka 
Dilakukan untuk mengangkut benih dalam jarak dekat atau tidak memerlukan waktu yang lama. Alat pengangkut berupa keramba. Setiap keramba dapat diisi air bersih 15 liter dan dapat untuk mengangkut sekitar 5000 ekor benih ukuran 3-5 cm.
2. Sistem tertutup
Dilakukan untuk pengangkutan benih jarak jauh yang memerlukan waktu lebih dari 4-5 jam, menggunakan kantong plastik. Volume media pengangkutan terdiri dari air bersih 5 liter yang diberi buffer Na2(hpo)4.1H2O sebanyak 9 gram. Cara pengemasan benih ikan yang diangkut dengan kantong plastik: 
  • Masukkan air bersih ke dalam kantong plastik kemudian benih; 
  • Hilangkan udara dengan menekan kantong plastik ke permukaan air;
  • Alirkan oksigen dari tabung dialirkan ke kantong plastik sebanyak 2/3 volume keseluruhan rongga (air:oksigen=1:1);
  • Kantong plastik lalu diikat.
  • Kantong plastik dimasukkan ke dalam dos dengan posisi membujur atau ditidurkan. Dos yang berukuran panjang 0,50 m, lebar 0,35 m, dan tinggi 0,50 m dapat diisi 2 buah kantong plastik.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan setelah benih sampai di tempat tujuan adalah sebagai
berikut: 
  • Siapkan larutan tetrasiklin 25 ppm dalam waskom (1 kapsul tertasiklin dalam 10 liter air bersih). 
  • Buka kantong plastik, tambahkan air bersih yang berasal dari kolam setempat sedikit demi sedikit agar perubahan suhu air dalam kantong plastik terjadi perlahan-lahan. 
  • Pindahkan benih ikan ke waskom yang berisi larutan tetrasiklin selama 1-2 menit. 
  • Masukan benih ikan ke dalam bak pemberokan. Dalam bak pemberokan benih ikan diberi pakan secukupnya. Selain itu, dilakukan pengobatan dengan tetrasiklin 25 ppm selama 3 hari berturut-turut. Selain tetrsikli dapat juga digunakan obat lain seperti KMNO4 sebanyak
  • 20 ppm atau formalin sebanyak 4% selama 3-5 menit.
  • Setelah 1 minggu dikarantina, tebar benih ikan di kolam budidaya. Pengemasan benih harus dapat menjamin keselamatan benih selama pengangkutan.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengemasan benih ikan patin yaitu: 
  • Sediakan kantong plastik sesuai kebutuhan. Setiap kantong dibuat rangkap untuk menghindari kebocoran. Sediakan karet gelang untuk simpul sederhana. Masing-masing kantong diisi air sumur yang telah diaerasi selama 24 jam. 
  • Benih ikan yang telah dipuasakan selama 18 jam ditangkap dengan serokan halus kemudian dimasukan kedalam kantong plastik tadi. 
  • Satu persatu kantong diisi dengan oksigen murni (perbandingan air:oksigen = 1:2). Setelah itu segera diikat dengan karet gelang rangkap.
  • Kantong-kantong plastik berisi benih dimasukkan kedalam kardus. 
  • Lama pengangkutan. Benih ikan patin dapat diangkut selama 10 jam dengan tingkat kelangsungan hidup mencapai 98,67%. Jika jarak yang hendak ditempuh memerlukan

  • waktu yang lama maka satu- satunya cara untuk menjamin agar ikan tersebut selamat adalah dengan mengurangi jumlah benih ikan di dalam setiap kantong plastik. 
Berdasarkan penelitian terbukti bahwa benih patin masih aman diangkut selama 14 jam dengan kapadatan 300 ekor per liter.

11. GAMBARAN PELUANG AGRIBISNIS
Dengan adanya luas perairan umum di Indonesia yang terdiri dari sungai, rawa, danau alam dan buatan seluas hampir mendekati 13 juta ha merupakan potensi alam yang sangat baik bagi pengembangan usaha perikanan di Indonesia. Disamping itu banyak potensi pendukung lainnya yang dilaksanakan oleh pemerintah dan swasta dalam hal permodalan, program penelitian dalam hal pembenihan, penanganan penyakit dan hama dan penanganan pasca panen, penanganan budidaya serta adanya kemudahan dalam hal periizinan import. Walaupun permintaan di tingkal pasaran lokal akan ikan patin dan ikan air tawar lainnya selalu mengalami pasang surut, namun dilihat dari jumlah hasil penjualan secara rata-rata selalu mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Apabila pasaran lokal ikan patin mengalami kelesuan, maka akan sangat berpengaruh terhadap harga jual baik di tingkat petani maupun di tingkat grosir di pasar ikan. Selain itu penjualan benih ikan patin boleh dikatakan hampir tak ada masalah, prospeknya cukup baik. Selain adanya potensi pendukung dan faktor permintaan komoditi perikanan untuk pasaran lokal, maka sektor perikanan merupakan salah satu peluang usaha bisnis yang cerah.
»»  READMORE...

7.27.2011

Membuat Energi Saving

Membuat Energi Saving, Energi Saving merupakan suatu tampilan di blog jika crusor tidak kita grak/jalankan di blog yang lagi kita baca atau kita lihat maka secara otomatis blog tersebut kelihatan gelap, atau bergambar sesuai gambar yang di letakan, nah untuk membuat Energi Saving Di Blog anda ikuti saja cara-caranya sbb:


1. Login di Blogger > pada Dasboard pilih Rancangan > Edit HTML
2. Centang / Check List dulu "expand widget templates"
3. Cari kode </head> kemudian copy - paste kode di bawah ini sebelum kode tersebut

<!-- save your energy -->
<script language='javascript' src='http://h1.ripway.com/oskartagane/tanahsaktienergisaving.js' type='text/javascript'/>
<!-- save your energy end -->
Save..
Selesai.
»»  READMORE...

7.25.2011

Cara Membuat ReadMore Otomatis

Untuk Membuat ReadMore Otomatis ini tidak lah begitu sesulit seperti yang anda bayangkan, karena sudah banyak tutorial yang membuat postingan tentang artikel ini, namun bagi anda yang berniat untuk memasang readmore otomatis ini atau mungkin secara kebetulan anda mampir di blog dengan tujuan untuk memcari cara membuat readmore otomatis buat blog anda, silakan anda coba untuk memnerapkannya langsung dijamin tidak mengeceakan anda, dengan mengikuti  langkah-langkah sebagai berikut:

1. Login di Blogger > pada Dasboard pilih Rancangan > Edit HTML
2. Centang / Check List dulu "expand widget templates"
3. Cari kode </head> kemudian copy - paste kode di bawah ini sebelum kode tersebut


<script type='text/javascript'>var thumbnail_mode = "no-float" ;
summary_noimg = 430;
summary_img = 340;
img_thumb_height = 100;
img_thumb_width = 120;
</script>
<script src='http://project-tanahsakti.googlecode.com/files/summarypost.js' type='text/javascript'/>

kamu juga bisa mengubah kode tersebut sesuai selera

summary_noimg = 430; kode ini untuk memotong / mengatur tinggi tanpa gambar
summary_img = 340; kode ini untuk memotong / mengatur tinggi dengan gambar
img_thumb_height = 100; kode ini untuk tinggi gambar thumbnailnya
img_thumb_width = 120; kode ini untuk lebar gambar thumbnailnya

4.Kemudian Anda cari code ini <data:post.body/> ,  Kalau sudah ketemu ganti dengan kode dibawah ini

<b:if cond='data:blog.pageType != "item"'>
<div expr:id='"summary" + data:post.id'><data:post.body/></div>
<script type='text/javascript'>createSummaryAndThumb("summary<data:post.id/>");
</script> <span class='rmlink' style='float:right;padding-top:20px;'><a expr:href='data:post.url'> Read More.... </a></span>
</b:if>
<b:if cond='data:blog.pageType == "item"'><data:post.body/></b:if>

tulisan read more disana bisa kamu ganti sesuai keinginan Anda.  
SAVE ...!!!
Semoga Blogger Mania Senantiasa Sukses selalu..
»»  READMORE...

7.22.2011

Memasang Widget burung Terbang


Wahai kau burung dalam sangkar....hahaha...Baiklah untuk memasang widget burung terbang ini di pojok atau di manapun anda inginkan anda dapat mengcopi pastekan code-codenya. Nah untuk membuatnya ikuti saja langkah-langkahnya sebagai berikut :

Cara pasang widget ini juga begitu mudah. Pada dasboard blog kamu pilih Design > Page Element > Add Gadget dan pilih JavaScript/HTML. Kemudian pastekan kode yang kamu pilih.

Berikut kode widget burung terbang:



tanahsakti
SUDUT KIRI ATAS
<script language="JavaScript" src="http://project-tanahsakti.googlecode.com/files/kerinci_Kiri_Atas.js" type="text/javascript"> </script> <script language="JavaScript" type="text/javascript">  cot("http://4.bp.blogspot.com/-cf82zm1MV64/TimFHDYJMYI/AAAAAAAAAQ4/0KDyo0tXnwg/s1600/burung+terbang.gif ") </script>

tanahsakti
SUDUT KANAN ATAS
<script language="JavaScript" src="http://project-tanahsakti.googlecode.com/files/kerinci_kanan_atas.js" type="text/javascript"></script> <script language="JavaScript" type="text/javascript"> cot("http://4.bp.blogspot.com/-cf82zm1MV64/TimFHDYJMYI/AAAAAAAAAQ4/0KDyo0tXnwg/s1600/burung+terbang.gif") </script>

tanahsakti
SUDUT KIRI BAWAH
<script language="JavaScript" src="http://project-tanahsakti.googlecode.com/files/tanahsakti_kiri_bawah.js" type="text/javascript"></script> <script language="JavaScript" type="text/javascript"> cot("http://4.bp.blogspot.com/-cf82zm1MV64/TimFHDYJMYI/AAAAAAAAAQ4/0KDyo0tXnwg/s1600/burung+terbang.gif") </script>

tanahsakti
SUDUT KANAN BAWAH
<script language="JavaScript" src="http://project-tanahsakti.googlecode.com/files/kerinci_kanan_Bawah.js" type="text/javascript"></script> <script language="JavaScript" type="text/javascript"> cot("http://4.bp.blogspot.com/-cf82zm1MV64/TimFHDYJMYI/AAAAAAAAAQ4/0KDyo0tXnwg/s1600/burung+terbang.gif") </script>

tanahsakti
Sesuka Mu
<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;">
<a href="http://tanahsakti.blogspot.com" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-cf82zm1MV64/TimFHDYJMYI/AAAAAAAAAQ4/0KDyo0tXnwg/s1600/burung+terbang.gif" /></a></div>
Kamu juga bisa menggunakan gambar kreasi kamu sendiri dengan dengan cara menganti Tulisan Berwarna merah dengan url Gambar kamu..
»»  READMORE...

7.20.2011

Pasang Widget Blogger Kerinci

Terinspirasi oleh Cara memasang Widget Blogger Indonesia Di Blog. Miliknya Mas Iskaruji, Saya mencoba untuk membuat gambar untuk para blogger Kerinci, di samping kita meletakan widget Blogger Indonesia tidak ada salahnya kita memperkenalkan daerah kita sendiri tampa maksud untuk memecah belahkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa akan tetapi lebih memperkuat dan memperkenalkan kita atau daerah kita pada sesama blogger Indonesia dari berbagai daerah. 

Cara pasang widget ini juga begitu mudah. Pada dasboard blog kamu pilih Design > Page Element > Add Gadget dan pilih JavaScript/HTML. Kemudian pastekan kode yang kamu pilih.

Berikut kode widget Blogger kerinci:


tanahsakti
SUDUT KIRI ATAS
<script language="JavaScript" src="http://project-tanahsakti.googlecode.com/files/kerinci_Kiri_Atas.js" type="text/javascript"> </script> <script language="JavaScript" type="text/javascript">  cot("http://3.bp.blogspot.com/-K5FXudmN8NE/TiMZcSgwukI/AAAAAAAAAQo/BdXGMvKGHP8/s1600/blogger+kerinci1.png ") </script>

tanahsakti
SUDUT KANAN ATAS
<script language="JavaScript" src="http://project-tanahsakti.googlecode.com/files/kerinci_kanan_atas.js" type="text/javascript"></script> <script language="JavaScript" type="text/javascript"> cot("http://3.bp.blogspot.com/-K5FXudmN8NE/TiMZcSgwukI/AAAAAAAAAQo/BdXGMvKGHP8/s1600/blogger+kerinci1.png") </script>

tanahsakti
SUDUT KIRI BAWAH
<script language="JavaScript" src="http://project-tanahsakti.googlecode.com/files/tanahsakti_kiri_bawah.js" type="text/javascript"></script> <script language="JavaScript" type="text/javascript"> cot("http://3.bp.blogspot.com/-K5FXudmN8NE/TiMZcSgwukI/AAAAAAAAAQo/BdXGMvKGHP8/s1600/blogger+kerinci1.png") </script>

tanahsakti
SUDUT KANAN BAWAH
<script language="JavaScript" src="http://project-tanahsakti.googlecode.com/files/kerinci_kanan_Bawah.js" type="text/javascript"></script> <script language="JavaScript" type="text/javascript"> cot("http://3.bp.blogspot.com/-K5FXudmN8NE/TiMZcSgwukI/AAAAAAAAAQo/BdXGMvKGHP8/s1600/blogger+kerinci1.png") </script>
Kamu juga bisa menggunakan gambar kreasi kamu sendiri dengan dengan cara menganti Tulisan Berwarna merah dengan url Gambar kamu..

Note: Semoga Dengan adanya widget ini dapat menjalin ke bersamaan dan kesatuan bagi para Blogger Kerinci
»»  READMORE...

7.19.2011

Cara Memasang Widget Blogger Indonesia

Cara memasang Widget Blogger Indonesia Di Blog.Ini hanya sekedar berbagi untuk semua teman blogger Indonesia yang  ingin memasang widget Blogger Indonesia seperti pada blog design t-shirt, Miliknya Mas Iskaruji, anda bisa mengunakan widget kreasi Mas Iskaruji dot com ini. Adanya widget ini mungkin dapat menjadi alternatif lain dari widget sejenis untuk sisi tampilan blog sahabat blogger sekalian.

Cara pasang widget ini juga begitu mudah. Pada dasboard blog kamu pilih Design > Page Element > Add Gadget dan pilih JavaScript/HTML. Kemudian pastekan kode yang kamu pilih.

Berikut kode widget Blogger Indonesia:


tanahsakti
SUDUT KIRI ATAS
<script language="JavaScript" src="http://project-tanahsakti.googlecode.com/files/tanahsakti_Kiri_Atass.js" type="text/javascript"> </script> <script language="JavaScript" type="text/javascript">  cot("http://lh4.ggpht.com/_55xfixw5xxA/TSQeqQkaV7I/AAAAAAAAAO0/kFJ7ZrLVy3s/Widget%20Blogger%20Indonesia.png") </script>

tanahsakti
SUDUT KANAN ATAS
<script language="JavaScript" src="http://project-tanahsakti.googlecode.com/files/tanahsakti_kanan_atass.js" type="text/javascript"></script> <script language="JavaScript" type="text/javascript"> cot("http://lh6.ggpht.com/_55xfixw5xxA/TSRAD5V-CeI/AAAAAAAAAPc/czrjhswKpVo/Widget%20Kanan%20Blogger%20Indonesia.png") </script>

tanahsakti
SUDUT KIRI BAWAH
<script language="JavaScript" src="http://project-tanahsakti.googlecode.com/files/tanahsakti_kiri_bawah.js" type="text/javascript"></script> <script language="JavaScript" type="text/javascript"> cot("http://2.bp.blogspot.com/-Y1dKjqpXvgA/Tb92aJRlKoI/AAAAAAAABYs/PLNETiLrfRQ/s1600/Blogger+Indonesia+Kiri.png") </script>

tanahsakti
SUDUT KANAN BAWAH
<script language="JavaScript" src="http://project-tanahsakti.googlecode.com/files/tanahsakti_kanan_Bawah.js" type="text/javascript"></script> <script language="JavaScript" type="text/javascript"> cot("http://2.bp.blogspot.com/-Y1dKjqpXvgA/Tb92aJRlKoI/AAAAAAAABYs/PLNETiLrfRQ/s1600/Blogger+Indonesia+Kiri.png") </script>
Kamu juga bisa menggunakan image kreasi kamu sendiri dengan format PNG ukuran 100 X 100 Pixel. Kemudian ganti url image yang ada dengan url image kamu.

Note: Semoga Dengan adanya widget ini dapat menjalin ke bersamaan dan kesatuan bagi para Blogger Indonesia


Sumber : http://www.iskaruji.com/2011/01/pasang-widget-blogger-indonesia.html
»»  READMORE...

7.17.2011

Mau Dapat Domain com,org,net Gratis...???

Ingin Mendapatkan Domain Com,Org,dan Net gratis di"Free Premium Domain", tempatnya anda tidak perlu mengelurakan uang ratusan ribu untuk membeli domain yang mana sangat terasa mahal bagi kita yang tidak punya uang lebih apalagi yang belum punya pekerjaan...hehehehe tapi jangan menyerah dulu ibarat pepatah masih banyak jalan menuju ROMA yaitu dengan cara mendaftar di www.freepremiumdomain.com. Dan pastinya Bebas biaya administrasi Teman...

Setelah mendaftar di www.freepremiumdomain.com, Anda pilih berapa jumlah domain gratis yang diinginkan. Untuk gratis 1 domain Anda cukup mendapatkan 9 Referral dan untuk mendapatkan 2 domain gratis hanya 16 Referral. Mudah bukan ??
Maksud Referral itu !!! jika kita mendaftar Di premium Domain kita akan Mendapatkan Link Seperti Di Bawah ini yang Berwarna merah, lalu sebarkan link yang di berikan oK...

Berikut adalah cara mendapatkan domain gratis :
  1. Silahkan registrasi Daftar Klik disini.
  2. Pilih jumlah domain gratis yang ingin Anda dapatkan (1 domain atau 2 domain).
  3. Isikan alamat emai dan password, lalu klik registrasi/daftar.
  4. Setelah masuk pada halaman berikutnya, Anda diminta untuk melengkapi identitas Anda agar nantinya domain gratis tersebut tidak jatuh ketangan orang yang salah.
  5. Setelah itu Anda akan mendapatkan link referal, seperti http://www.FreePremiumDomain.com/?r=376669 dan link inilah yang akan memberikan kita domain gratisan. Maka oleh sebab itu domain gratis ini hanya bisa didapatkan dari akun yang sudah memiliki referal.
  6. Sebarkan lagi Link referal yang nantinya akan Anda dapatkan.
  7. Tinggal kita tunggu domain gratis sebentar lagi akan kita dapatkan.
Kapan lagi kita bisa dapat kesempatan yang GRATIS seperti ini, oleh karena itu tidak ada salahnya kita lakukan cara-cara diatas. Semoga info dan cara yang saya berikan diatas dapat membantu teman-teman yang lagi belum bisa atau belum punya uang untuk beli Domain dan bisa memiliki Domain Premium secara GRATIS.
Ingat : Sebarkan Link Referal Pada Web /Blog anda ....agar mendapatkan poin dari referal tersebut
semoga sukses
»»  READMORE...

7.16.2011

Makanan Khas Kerinci

Dendeng Batokok
Makanan khas Kerinci yang paling terkenal adalah dendeng batokok. Dendeng daging lembu yang lembut karena digepok/tumbuk dengan batu hingga gepeng. Disajikan setelah dipanggang kembali dengan sambal merah nan pedas. Soal rasa, wah tak bisa saya gambarkan saat dagingnya masuk kedalam mulut. Hmmm. Apakah aksara dan angka bisa menjelaskan rasa nikmat?.

Dendeng ini akan paripurna kenikmatannya jika disantap dengan beras khas asal kerinci yang dinamakan Beras Payo Kerinci.

Beras Payo

Biasanya, warung makan asal kerinci akan menulis “Beras Payo Kerinci” di muka warung untuk menyatakan bahwa mereka hanya menyajkan dendeng batokok dengan beras tersebut, bukan beras asalan. Ini mirip dengan Warung Padang yang menulis “Bareh Solok” yang artinya Beras Solok. Kalau Bareh Solok di Jakarta saya tidak tahu apa benar berasnya asli diimpor dari Solok sana. Soalnya, rasanya kagak ada bedanya sih dengan beras biasa. Padahal rasakan gak bisa bohong.

Beras Payo Kerinci adalah beras nikmat, terasa pulen dengan bulir beras besar-besar. Ini adalah bibit padi asli Kerinci. Usia jenis padi ini mungkin sudah lebih dari lima abad. Seperti laiknya padi asli Nusantara lainnya, usia tanam padi payo hingga panen memakan waktu lebih dari enam bulan.

Yang pasti, Beras Payo Kerinci dengan bulir padi yang besar-besar memang terasa nikmat berpadu dengan lauk-pauk asal kerinci khususnya dendeng batokok. Kalau anda berkunjung ke Jambi, jangan lupa mampirlah di Warung Makan Kerinci yang bertulis Beras Payo Kerinci.

Sedangkan Gulai Ikan Semah merupakan makanan khas Kerinci yang digemari oleh banyak masyarakat Kerinci. Populasi ikan Semah yang hanya hidup di sepanjang Sungai Batang Merangin dan Danau Kerinci ini terancam punah, karena selalu diburu oleh masyarakat. Saat berkunjung ke Kerinci hanya yang beruntung saja dapat menikmati kelezatan ikan ini.
Ikan Semah

Bagi pengunjung yang ingin merasakan hidangan Kerinci sambil menikmati keindahan Danau Kerinci dengan suasana rumah makan yang berbeda dapat mencoba rumah makan Bahun Basilo yang terletak di Desa Pulau Tengah Kecamatan Keliling Danau. Rumah makan ini merupakan rumah makan terapung dengan gaya lesehan.


Rumah Mkan Di Pinggir Danau Kerinci BERAS PAYO KERINCI

Gunung Kerinci adalah gunung tertinggi di Sumatera. Ia menjadi kebanggaan dan mendapat tempat sendiri di mata para pendaki jika sudah menjejak puncaknya. Nama Gunung ini selain menjadi nama kabupaten di Provinsi Jambi juga menjadi penanda bagi ikatan etnik tersendiri di Jambi yang membedakan dengan Orang Jambi dan Suku Anak Dalam (lebih dikenal sebagai suku Kubu).
Jarak kerinci dengan ibukota provinsi Jambi terbilang jauh. Jika menggunakan kendaraan pribadi, dari Kota Jambi  bisa memakan waktu  sepuluh jam.  Dahulu, wilayah Kerinci sesungguhnya masuk kedalam provinsi Sumatera Barat. Tapi kemudian, saat provinsi Jambi dibentuk, wilayah ini oleh pemerintah pusat dimasukkan kedalam provinsi  Jambi.
Dataran tinggi Kerinci banyak ditemukan batu-batu dan perkakas peninggalan peradaban tua. Wajar saja sebab area ini dipercaya telah dihuni manusia sejak zaman batu. Memang, Pantai Barat Sumatera yang kebetulan adalah dataran tinggi (bukit barisan) dari Aceh hingga Krui Lampung penuh dengan peninggalan peradaban manusia sejak zaman batu besar. Karena peradabannya yang telah lama, maka makanan dari daerah barat sumatera juga beragam. lho apa hubungannya?Ini kesimpulan ngawur saya saja, bahwa peradaban yang tua dan kompleks  suatau wilayah akan sebanding dengan peradaban kuliner yang juga kompleks dari daerah tersebut.
Kembali ke laptop. Makanan khas Kerinci yang paling  terkenal adalah dendeng batokok. Dendeng daging lembu yang lembut karena digepok/tumbuk dengan batu hingga gepeng. Disajikan setelah dipanggang kembali dengan sambal merah nan pedas. Soal rasa, wah tak bisa saya gambarkan saat dagingnya masuk kedalam mulut. Hmmm. Apakah aksara dan angka bisa menjelaskan rasa nikmat?.
Dendeng ini akan paripurna kenikmatannya jika disantap dengan beras khas asal kerinci yang dinamakan Beras Payo Kerinci. Biasanya, warung makan asal kerinci akan menulis “Beras Payo Kerinci” di muka warung untuk menyatakan bahwa mereka hanya menyajkan dendeng batokok dengan beras tersebut, bukan beras asalan. Ini mirip dengan Warung Padang yang menulis “Bareh Solok” yang artinya Beras Solok. Kalau Bareh Solok di Jakarta saya tidak tahu apa benar berasnya asli diimpor dari Solok sana. Soalnya, rasanya kagak ada bedanya sih dengan beras biasa. Padahal rasakan gak bisa bohong.
Beras Payo Kerinci adalah beras nikmat, terasa pulen dengan bulir beras besar-besar. Ini adalah bibit padi asli Kerinci. Usia jenis padi ini mungkin sudah lebih dari lima abad. Seperti laiknya padi asli Nusantara lainnya, usia tanam padi payo hingga panen memakan waktu lebih dari enam  bulan. Batang padi beras payo juga terbilang tinggi. Ketinggian padi payo kerinci ini lebih dari pinggang orang dewasa. Bahkan hampir sedada.
Yang pasti, Beras Payo Kerinci dengan bulir padi yang besar-besar memang terasa nikmat berpadu dengan lauk-pauk asal kerinci khususnya dendeng batokok. Kalau anda berkunjung ke Jambi, jangan lupa mampirlah di Warung Makan Kerinci yang bertulis Beras Payo Kerinci.
»»  READMORE...

7.11.2011

Menikmati Hangatnya Sirup Kayu Manis Kerinci

Melaju menembus kabut tipis di kaki Gunung Kerinci tanpa sadar membuat tubuh menggigil kedinginan. Tubuh pun butuh sesuatu yang bisa menghangatkan raga. Pilihan pun jatuh pada sirup kulit kayu manis khas buatan warga Desa Siulak Deras.

”Orang bilang rasanya seperti jamu. Tapi, ya begini rasanya sirup (kulit) kayu manis. Yang pasti rasanya manis,” ujar Marjani (39), salah seorang perajin di Desa Siulak Deras, Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci, sembari menyuguhkan sirup yang telah diseduh dengan air panas.

Manis yang terasa merupakan perpaduan minyak dari kayu manis bercampur gula yang menyatu saat direbus. Sedikit susah melepaskan rasa gulanya, tetapi aroma dan cita rasa kayu manis tetap kental terasa. Bahkan, jika kulit kayu manis yang digunakan lebih tua lagi, di atas 15 tahun, rasanya lebih kuat lagi.

Kebanyakan, sirup kayu manis yang dijual memakai kulit dari pohon yang usianya 5-10 tahun. Dari warna sirupnya bisa diketahui usia kulit kayu manis yang digunakan.

Makin tua warna sirupnya, itu berarti menggunakan kulit kayu manis dari pohon yang berusia di atas 10 tahun. ”Kalau yang seperti madu (warnanya), biasanya pakai pohon yang masih muda,” kata Marjani.

Sangat mudah mendapatkan sirup ini sebab ada 8-10 kios kecil di pinggir jalan sepanjang Desa Siulak Deras, menempel pada halaman rumah perajinnya, menjajakan sirup kulit kayu manis. Seperti kios sederhana Kelompok Bunga Ros milik Rosniani dan Kelompok Teratai Putih yang dikelola Marjani.

Harganya pun terjangkau. Sebotol besar (isi 600 mililiter) dijual Rp 10.000, sedangkan yang ukuran sedang dijual Rp 6.000 per botol. Pada tiap label botol sirup yang diproduksi 10 kelompok itu bertuliskan kata Kerinci dengan ejaan lama, yaitu ”Koerintji”. Adapun nama kelompok pembuatnya juga tetap ditulis.

Menurut cerita, kata Koerintji tak boleh dihilangkan karena menjadi identitas produk khas dari daerah yang dijuluki ”sekepal surga di tanah Jambi”.

Berkembang

Di Desa Siulak Deras kini ada 10 kelompok perajin sirup kulit kayu manis. Awalnya hanya ada tujuh kelompok pada tahun 2006. Saban minggu, tiap kelompok memproduksi 1-3 kilogram kulit kayu manis kering. Dari satu kilogram itu yang diolah, bisa dihasilkan 40 liter sirup, yang setara dengan 80 botol ukuran besar atau 130 botol ukuran sedang siap kemas.

Produksi akan meningkat saat liburan panjang, Lebaran, Natal, dan Tahun Baru. Sebab, biasanya banyak warga Kerinci yang pulang kampung atau banyak pendaki yang naik gunung. Jika seminggu hanya sekali membuat sirup, menjelang liburan bisa dua kali, sehingga, dari 80-120 liter seminggu bisa meningkat menjadi 200 liter per minggu.

”Sirup buatan kakak saya (dari Kelompok Bunga Ros), kemarin diborong sampai dua dus. Kalau liburan pasti ramai yang beli. Selain orang Kerinci yang pulang kampung, banyak juga orang Padang yang melintas di jalan ini,” tambah Marjani.

Konon, minuman ini sangat berkhasiat untuk mencegah masuk angin, menghilangkan pegal, dan rematik. Yang pasti mujarab menghangatkan tubuh. Tak ayal, meneguk sirup kulit kayu manis hangat akan membantu mengurangi rasa beku yang menyerang seusai maupun menjelang mendaki Gunung Kerinci dan Danau Gunung Tujuh. Tertarik mencoba?
»»  READMORE...

7.10.2011

Budidaya Mentimun

Mentimun
I. Persemaian
Persemaian dilakukan sebelum penanaman langsung di lapangan, benih diperam pada kertas merang lembab selama 24 jam di tempat yang hangat. Setelah muncul radikula baru, kecambah dipindah ke polibag ukuran 4 x 7 cm. Media polibag terdiri dari campuran tanah/pasir : pupuk kandang/kompos dengan perbandingan 1 : 1 atau 2 : 1. dan ditambah TSP secukupnya. Setelah pindah semai, media ditambah Petrofur secukupnya. Selama dalam persemaian, bibit disiram air 1 – 2 kali sehari, serta disemprot dengan fungisida atau insektisida untuk mencegah serangan hama atau penyakit dengan dosis rendah. Pindah tanam dilakukan setelah bibit berumur 10 – 15 hari, atau setelah memiliki 2 – 3 daun sempurna.


II. Pengolahan Lahan
Lahan yang tersedia dibajak dan digaru untuk menciptakan kondisi tanah yang berstruktur gembur kemudian dibuat bedengan ukuran 6 x 1 m, dengan jarak antar bedeng 1 m.
Dalam bedengan tersebut ditambah pupuk kandang (25.000 kg/ha), ZA (1200 kg/ha), TSP (250 kg), dan KCl (300 kg/ha). Dosis tersebut merupakan dosis total kebutuhan tanaman. Selanjutnya, bedengan dicangkul untuk meratakan campuran pupuk yang ada. Selanjutnya adalah memasang mulsa plastik hitam perak yang dilakukan pada siang hari.



III. Pindah Tanam (Transplanting)

Satu hari sebelum transplanting, lahan perlu diairi untuk menambah kelembaban tanah. Transplanting dilakukan sore hari untuk memperpendek masa stress tanaman akibat pindah tanam. Plastik disobek hati-hati untuk mencegah pecahnya bola tanah. Bibit ditanam dengan leher akar sejajar dengan permukaan tanah. Daerah tanah kemudian ditekan untuk memadatkan tanah. Setelah transplanting, tanaman perlu dikocor dengan Agrimicin/Agrep dengan konsentrasi 1 gr/lt air. Sedangkan jarak tanam adalah 60 x 50 cm.

IV. Pemeliharaan
Pemeliharaan tanaman meliputi pemupukan, pengairan, pemasangan lanjaran, wiwil dan ikat, serta pengendalian hama dan penyakit yang menyerang tanaman tersebut.
4.1. Pemupukan
Pemupukan dilakukan 3 kali dengan dosis 10 gr per tanaman atau 1 sendok teh untuk aplikasi pertama pada umur 12 hst. Sedangkan aplikasi kedua dan ketiga dengan dosis 20 gr pertanaman atau 1 sendok makan pada umur 25 dan 45 hst. Pupuk diletakkan pada jarak 10 – 20 cm dari tanaman (dibawah mulsa).

4.2. Pengairan
Pengairan diberikan setiap selesai pemupukan. Sedangkan pengairan rutin diberikan dengan melihat kondisi tanah di bawah mulsa. Pada musim hujan, yang harus diperhatikan adalah drainase yang harus terbuka untuk membuang air dari dalam areal tanaman.

4.3. Pemasangan lanjaran
Pemasangan lanjaran bisa dilakukan atau dipasang tanaman belum transplanting atau dipasang setelah selesai tanam. Hal ini untuk mencegah kerusakan pada akar tanaman.

4.4. Pewiwilan dan Pengikatan
Wiwil adalah pekerjaan membuang tunas-tunas yang tumbuh di ruas ke 3 atau 4. Dampak positif dari wiwil ini adalah mempercepat pertumbuahan tanaman ke atas disamping untuk merangsang pertumbuhan tunas-tunas baru, Sedangkan fungsi ikat adalah agar tanaman dapat menjalar ke atas, sehingga tanaman dapat tumbuh tegak. Dengan ikat akan mempermudah pelaksanaan pemeliharaan dan panen.


4.5. Hama dan Penyakit

4.5.1. Hama dan pengendaliannya
Hama-hama yang biasa menyerang tanaman mentimun adalah thrips, oteng-oteng, lalat buah dan kutu daun.
1. Trips
Ciri-ciri tanaman yang terserang thrips adalah daun keriting ke atas, pertumbuhan kerdil, serta daun menguning. Hama ini dapat dikendalikan dengan pestisida Winder.


2. Oteng-oteng (Aulocaphora sp)
Merupakan kumbang dengan ukuran tubuh 1 cm dengan sayap kuning polos. Menyerang dengan merusak dan memakan daun hingga tinggal tulang daun. Hama ini dikendalikan dengan Lannate dan Sevin 85 s.

3. Lalat buah (Dacus sp)
Lalat menyerang buah dengan bertelur. Larva lalat merusak buah dari dalam> Hama ini dikendalikan dengan memasang perangkap lalat yang telah diberi larutan Petrogenol, serta dengan semprot insektisida yang berbau menyengat seperti Malathion.

4. Kutu daun (Aphids sp))
Kutu berukuran 1 – 2 mm, kuning atau kuning kemerahan atau hijau gelap sampai hitam. Gejala serangan adalah daun menjadi keriput, keriting dan menggulung ke bawah. Hama ini dapat dikendalikan dengan Perfectin 40 EC.

4.5.2. Penyakit dan pengendaliannya
Sedangkan penyakit yang biasa menyerang adalah rebah bibit, Downy mildew, powdery mildew, layu fusarium dan layu bakteri.
1. Rebah bibit (Dumping off)
Disebabkan oleh jamur Phytium spp., dengan gejala busuk basah pada batang bibit dekat dengan permukaan tanah. Dapat dikendalikan dengan Kocide.
2. Downy mildew (Pseudoperonospora cubensis)
Gejala serangan adalah pada daun terdapat bercak kuning dan berjamur. Pada stadia lanjutan, daun akan menjadi coklat dan busuk. Penyakit ini dapat dikendalikan dengan Fungisida seperti Victory, Saromyl.


3. Powdery mildew (Erisiphe cichotacearium)
Berkembang jika di tanah kering dimusim kemarau tingkat kelembabannya tinggi. Gejala serangan adalah permukaan batang dan daun tertutupi tepung putih, sehingga daun menguning dan mengering. Penyakit ini dapat dikendalikan dengan fungisida berbahan aktif tembaga hidroksida, metalaksil, maneb dan zineb.
4. Layu Fusarium (Fusarium oxysporium)
Gejala serangan adalah adanya bercak memanjang pada bagian batang dekat permukaan tanah, berwarna kuning dan coklat tua. Jika batang tersebut dipotong, akan tampak lingkaran cincing coklat pada berkas pembuluh. Penyakit ini dapat dikendalikan dengan kocor dengan menggunakan Kocide.

V. Panen dan Pasca Panen
Panen dilakukan setelah buah tampak menguning, dengan ciri permukaan kulit mengeluarkan net/garis seperti jaring. Biasanya tampak pada umur 60 hst. Setelah buah dipanen, buah-buah tersebut dicuring untuk mendapatkan benih yang lebih berisi. Hal ini dilakukan selama 3-5 hari.Setelah curing, buah kemudian dibelah untuk krmudian dikeluarkan isinya dan ditampung dalam wadah besar, untuk diperam lagi selama satu malam. Keesokan harinya baru dilakukan pencucian untuk memisahkan benih dengan kotoran lainnya. Benih-benih yang telah bersih kemudian direndam dalam kaporit selama 5 menit, kemudian ditiris di tempat yang teduh selama 2 jam, kemudian dijemur selama 3 hari sampai kering. Penjemuran dilakukan mulai jam 8 pagi sampai jam 11 siang. Penjemuran diulangi lagi mulai jam 13.00 sampai sore. Hal ini dilakukan agar daya tumbuh benih tetap tinggi.
»»  READMORE...