3.07.2011

Asal Usul Nama Kerinci

Daerah kerinci yang terletak di kawasan bukit barisan Sumatra, yang terkenal dengan Gunung merapi yang merupakan Gunung merapi yang tertinggi di Sumatra yakni Gunung Kerinci dengan ketinggian 3805 dpl. Asal Muasal  Kata " Kerinci " diperkirakan baru dikenal orang sekitar awal Tahun Masehi. Kepastian tentang asal usul nama "Kerinci" memang sulit untuk dijawab dan sampai sekarang masih di perdebatkan banyak kalangan. Karena ada berbagai macam versi pendapat tentang itu, dengan argumentasi yang bermacam-macam pula. Tapi kita tidak usah larut dengan polemik itu.

Sebutan kata Kerinci dalam masyarakat Kerinci sendiri diucapkan dengan dialek yang berbeda, yang merupakan pengaruh dialek masing2 bahasa tiap2 dusun, kelompok atau komunitas masyarakat yang berbeda. Memang di daerah Sakti Alam Kerinci kaya akan dialek bahasa. Lain Dusun/Desa/Koto, lain pula dialek bahasanya.

Pada prinsipnya bahasanya hampir sama, hanya dialek saja yang sedikit berbeda. namun ada juga kosa kata2 tertentu yang memang penyebutan dan dialeknya berbeda jauh. Orang Sungai Penuh, Pondok Tinggi, Dusun Baru, Hamparan Rawang, Koto Lanang, Tanjung Pauh dan sekitarnya melalafal kata Kerinci dengan sebutan : KINCAI Orang Semurup, Siulak dan sekitarnya menggunakan kata : KINCI Orang Kerinci Hilir (P.sangkar, Lempur, Tamiai) menggunakan kata : KRINCI Orang MinangKabau ada yang menggunakan kata : KURINCI .

Berikut beberapa versi pendapat tentang asal usul nama " Kerinci "Ada legenda mengatakan bahwa nama Kerinci berasal dari kata " KUNCI ", yang mengkiaskan daerah ini berada dalam kondisi geografis yang terkunci, dimana dikelilingi oleh bukit barisan yang berlapis-lapis dengan medan yang sulit untuk menembus daerah ini pada zaman dahulu, seolah daerah ini tertutup untuk akses keluar. Sebagian orang ada yang berpendapat asal nama Kerinci dari keadaan geografis Kerinci yaitu yang " Kering-kering Cair". dimana pada musim penghujan sebagian daerah kerinci terendam banjir akibat meluapnya air sungai dan danau kerinci, sebaliknya pada musim kemarau iklim menjadi kering.  Sebagian berpendapat, kata Kerinci berasal dari bahasa India kuno (Tamil) yang berarti perbukitan atau pegunungan. Orang Tamil dari India Selatan pada masa Kerajaan Mahenjodaro dan Harappa (lebih kurang 3000 thn SM)mengenal baik daerah Kerinci sebagai penghasil Kemenyan, Cempaka, Kayu Sigi (Pinus), dsb.

0 komentar:

Poskan Komentar